Buntok – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) melaksanakan kunjungan kerja yang penuh makna ke DPRD Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, pada hari Jumat, 9 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam proses penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Penyelenggaraan Cadangan Pangan.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat ini, rombongan DPRD Barsel melakukan diskusi mendalam dengan anggota DPRD Balangan dan sejumlah instansi terkait. Sesi ini difokuskan pada strategi pengelolaan cadangan pangan, terutama dalam situasi darurat yang kerap kali dihadapi masyarakat, seperti bencana alam yang semakin intens terjadi akibat perubahan iklim. Masalah kebangkitan ancaman perubahan cuaca ini menambah urgensi untuk memperkuat ketahanan pangan di seluruh daerah.
“Tujuan kunjungan ini adalah untuk menggali berbagai praktik baik yang sudah diterapkan oleh Kabupaten Balangan, terutama dalam hal kolaborasi antar sektor dan pemberdayaan petani lokal,” kata Ensilawatika Wijaya, SE, seorang anggota DPRD Barsel, melalui pesan WhatsApp. Pendekatan kolaboratif dan adaptif semacam ini sangat diharapkan dapat diterapkan di Kabupaten Barsel, mengingat tantangan serupa yang dihadapi daerahnya.
DPRD Balangan menyambut hangat kunjungan ini, dengan memberikan masukan berharga yang diharapkan dapat memperkaya substansi dari Raperda yang sedang disusun oleh DPRD Barsel. Isu-isu yang dibahas dalam forum ini mencakup pentingnya memperkuat jaringan antara petani dan pemerintah, serta perlunya penyediaan infrastruktur yang memadai untuk mendukung penyimpanan dan distribusi pangan.
“Harapan kami, Raperda ini tidak hanya dapat memperkuat ketahanan pangan di Barsel, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi bencana seperti banjir,” tutup Ensilawatika dengan penuh harapan.
Kunjungan ini menjadi wujud nyata dari komitmen DPRD Barsel dalam mewujudkan sistem cadangan pangan daerah yang tidak hanya tangguh, tetapi juga responsif terhadap berbagai tantangan yang ada di lapangan. Selain itu, diharapkan dengan langkah ini, sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, terutama petani lokal, akan semakin kuat dan menatapkan ketahanan pangan daerah sebagai salah satu prioritas utama.
Sebagaimana diketahui, pengelolaan cadangan pangan yang efektif merupakan salah satu solusi penting dalam menghadapi krisis pangan yang sering kali disebabkan oleh bencana alam atau faktor eksternal lainnya. Dengan adanya pengalaman dari Kabupaten Balangan, DPRD Barsel berkomitmen untuk terus berinovasi dan mencari jalan terbaik dalam upaya menguatkan cadangan pangan di wilayahnya.

Komentar