Buntok – Ketika bencana melanda, salah satu tanggung jawab utama pemerintah adalah memenuhi kebutuhan dasar bagi masyarakat yang terkena dampak. Hal ini telah direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang memberikan bantuan langsung kepada warga yang terdampak banjir di Kecamatan Dusun Selatan pada hari Jumat, 25 April 2025.
Bupati Barito Selatan, H. Eddy Raya Samsuri, bersama dengan Wakil Bupati, Khristianto Yudha, turut hadir untuk mengantarkan bantuan yang berisi paket sembako kepada masyarakat. Bupati secara khusus menyerahkan bantuan langsung kepada warga Desa Pamait, sedangkan Wakil Bupati mengarahkan perhatiannya kepada warga Desa Muara Ripung. Bantuan yang diberikan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok, termasuk beras, mie instan, telur, gula, teh, sarden, dan minyak goreng, yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat pasca bencana.
Bupati menjelaskan bahwa status tanggap darurat akibat banjir di Kabupaten Barito Selatan telah dilaporkan kepada gubernur dan pemerintah pusat. Periode tanggap darurat ini berlaku selama 14 hari, dimulai dari tanggal 21 April hingga 4 Mei, dan selama waktu tersebut, bantuan sebanyak 29 ribu paket telah dibagikan kepada masyarakat di enam kecamatan. Diharapkan, bantuan ini dapat menjangkau hingga 46 desa yang terkena dampak.
Bencana banjir yang terjadi saat ini di Kabupaten Barito Selatan diibaratkan mirip dengan banjir besar yang melanda daerah tersebut sekitar 20 tahun silam, tepatnya pada tahun 2005. “Bantuan ini adalah wujud respon cepat dari pemerintah daerah terhadap situasi darurat yang dihadapi oleh masyarakat,” ungkap bupati.
Di akhir penyampaiannya, Bupati H. Eddy Raya Samsuri menekankan pentingnya kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Ia berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi para penerima. Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak sembarangan membuang sampah, sebagai upaya preventif untuk mengurangi risiko terjadinya bencana di masa mendatang.

Komentar